Rabu, 30 Januari 2013

Mungkinkah Asa yang Tersisa menjadi Hampa


Setiap manusia pasti mengidolakan seseorang, Selain Rasulullah Saw yang begitu sempurna akhlaknya, mungkin yang kedua adalah orang tua kita, karena tanpa mereka berdua kita tak akan seperti ini , Yang ketiga adalah yang bisa membuat kita menjadi lebih berati hidup ini, entah itu keluarga kita, saudara kita ataupun pacar kita. bahkan adalh artis dunia. itu terserah sobat masing-masing, yang terpenting idola kita bisa membuat kita semakin semangat dalam menjalani hidupini, dan tak kalah penting tidak mengajak kita dalam kesesatan dan murkanya ALLAH swt.
Salah satu artis yang aku sayangi dari aku kecil sampai sekarang adalah Stinky dengan dia aku bisa bisa semangat jalani hidup ini disamping dukungan dari keluarga sanak saudara dan petunjuk dari Yang Diatas, dan Rosulnya. Kali ini aku akan menuliskan lirik-lirik lagu Stinky sebagai obat kangen, bagi yang berkenan silahkan membaca dan menikmati, bagi yang nak suka, terserah sampeyan mawon
.


Lirik Lagu Stinky - Mungkinkah lyric
Miniatur untuk versi per 30 Juli 2011 08.10 Tetes air mata basahi pipiku

Di saat kita kan berpisah

Terucapkan janji padamu kasihku

Takkan kulupakan dirimu

Begitu beratnya kau lepas diriku

Sebut namaku jika kau rindukan aku

Aku akan datang


Mungkinkan kita kan slalu bersama

Walau terbentang jarak antara kita

Biarkan kupeluk erat bayangmu

Tuk melepaskan semua kerinduanku


Lambaian tanganmu iringi langkahku

Terbersit tanya di hatiku

Akankah dirimu kan tetap milikku

[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/mungkinkah.html ]
Saat kembali di pelukanku


Begitu beratnya kau lepas diriku

Sebut namaku jika kau rindukan aku

Aku akan datang


Mungkinkan kita kan slalu bersama

Walau terbentang jarak antara kita

Biarkan kupeluk erat bayangmu

Tuk melepaskan semua kerinduanku


Kau kusayang

Slalu kujaga

Takkan kulepas selamanya

Hilangkanlah

Keraguanmu pada diriku

Di saat kujauh darimu 

Lirik Lagu Stinky - Bersatu Dalam Cinta lyric
Kulihat kasih di mata mu

Sebening embun pagi hari

Sejuk membasahi hatiku


Kujatuh hati kepadamu

Saat kau hadir di mimpiku

Kuingin kau jadi milikku


Reff :

Mau kau ada di pelukkan ku

Tak akan kulepaskan lagi

Dan biar asmara kita bersemi
[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/bersatu%20dalam%20cinta.html ]

Tetap bersatu di dalam cinta


Hanya kau satu yang kupuja

Dalam hidupku o kekasih

Tiada lagi yang lain di hatiku


Atas nama hatiku yang suci

Sebab cintaku yang murni

Aku akan setia sampai nanti

Tak kan berubah selama nya

Ooooo.... 

Lirik Lagu Stinky - Hampa lyric
berbisik sang bayu menerpa nirwana
menatap sedih seorang pujangga
dengan sejuta bait puisi cinta
berbicara tanpa arah yang nyata

terombang-ambing bagai rakit di tengah lautan
terbakar panas lalu tersiram hujan

ku tatap matanya dengan penuh rasa
ingin mencinta dan mencipta
namun galau hati yang tak terkendali
saat kau melangkah tanpa kata

senyum manis yang telah kau beri hanyalah ilusi
harap yang kau jalani hanya fiksi tak berarti, tak berarti

[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/hampa.html ]
oh dia telah memberi (memberi) kau sebuah arti cinta
yang telah lama (telah lama) kau menantikan

semakin dalam bila kau rasakan
bayanganmu takkan mau hilang
sayup terdengar lagu tentang cinta
membuatmu kian melara, kian melara

oh dia telah memberi (memberi) kau sebuah arti cinta
yang telah lama (telah lama) kau menantikan
dan membawa mimpi indah namun tak satu jua dapat kau mengerti
mengapa kau jatuh hati

dia telah memberi (kau sebuah arti cinta)
yang telah lama (kau menantikan)
dia telah memberi (kau sebuah arti cinta)
yang telah lama kau menantikan
dan membawa mimpi indah namun tak satu jua dapat kau mengerti
mengapa kau jatuh hati 

Lirik Lagu Stinky - Kaulah Yang Pertama lyric
Tiada lagi kata yang dapat kuungkapkan

Di saat kau hadir mengisi hatiku

Hanyalah untukmu kuberikan semua

Yang terbaik dariku agar kau mengerti

Rasa ini di hatiku


Reff:

Kaulah yang pertama

Memberi arti cinta bagiku ini

Jangan lah berakhir

Ooo..kau lah yang pertama
[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/kaulah%20yang%20pertama.html ]

Membuatku terlena

Dan tak ingin lagi seorang dari selain dirimu


Kuingin dirimu kan selalu bersamaku

Dan tak pernah terpisah itu yang kumau kasih

Genggamlah tanganku yakinkan kita Satu

Dan tak akan terpisah

Agar kau mengerti

Cinta kita tetap kan abadi

Lirik Lagu Stinky - Hanya Untukmu lyric
tidakkah kau mengerti
akan perasaanku ini
yang selalu merindukanmu
di setiap detak jantungku

walau aku tahu
ku pernah menyakiti hatimu
mendua dengan yang lain
namun ku sadari kasih abadiku hanyalah untukmu

ku ingin benang kasih yang pernah terputus
terjalin kembali untuk selamanya

ku mohon kepadamu untuk membuka pintu hatimu
dan menerima diriku kembali
yakinlah padaku oh kasihku hanya untukmu

[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/hanya%20untukmu.html ]
tak akan terulangi
kesalahan yang telah lalu
lupakan kenangan pahit itu
mari kita bina langkah baru merajut kisah indah

ku mohon kepadamu untuk membuka pintu hatimu
dan menerima diriku kembali
yakinlah padaku oh kasihku hanya untukmu

ku ingin benang kasih yang pernah terputus
terjalin kembali untuk selamanya

ku mohon kepadamu untuk membuka pintu hatimu
dan menerima diriku kembali
yakinlah padaku oh kasihku hanya untukmu 

Lirik Lagu Stinky - Pesona Mu lyric
Terdiamku kini menekur diri
mencari apa yang telah terjadi
hanya tanda tanya yang aku dapati
kuterdiam lagi'

Kini kau t'lah pergi
meninggalkan aku yang masih menanti
akankah kasih sayang dan senyum yang manis
kini tiada lagi'

Pesonamu yang kupuja
[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/pesonamu.html ]
tak kan bisa aku lupa
belaianmu yang kurasa
membuat aku terlena
semuanya' kini hanya mimpi'

Mungkinkah ada satu asa
yang masih tersisa
untuk cinta kita
hanya yang kuingin dirimu kembali
bersamaku lagi ciptakan hari-hari yang indah 

Lirik Lagu Stinky - Bias Pelangi lyric
Biarkan kucoba melupakan bayanganmu

Tuk hilangkan semua penat yang selalu mengganggu

Biarkan kucoba meyakini jalanku

Yang selama ini kau buat membeku


Keinginan yang kau mau dariku

Tak kan mungkin dapat mengejar mimpiku

Reff :

Lupakan semua cerita kita

Yang dulu pernah terjalin indah

[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/bias%20pelangi.html ]
Biarkan menghilang ditelan waktu

Tak akan kuingat lagi


Kini ku akan mulai menentukan arahku

Langkah pasti tuk mewujudkan anganku

Bias pelangi setia tuntun kakiku

Usah mimpi kau coba halangi jalanku


Biar kugapai anganku

Lepas dari semua sesat yang melanda

Terbang bebas meraih nirwana 

Lirik Lagu Stinky - Lagu Untukmu lyric
coba dengarkanlah ku nyanyikan
sebuah lagu hanya untukmu
di saat ku merindukanmu

kasih dengarkanlah ungkapan hati
yang tak sempat terucap dariku
saat galau melanda hati

oh tetapkan hatimu hilangkan keraguan dirimu
oooh sambutlah tanganku getarkan asmara
kan ku dekap erat dirimu

ku ingin selalu hadir dalam hari-hariku
kau satu yang ku mau hingga akhir nafasku

jangan kau risaukan tentang semua
yang kan datang menghalangi kita
sebutlah namaku selalu

[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/lagu%20untukmu.html ]
kasih biarkanlah semua asa
tetap satu di dalam makna
janji yang pernah terucapkan

oh tetapkan hatimu hilangkan keraguan dirimu
oooh sambutlah tanganku getarkan asmara
kan ku dekap erat dirimu

ku ingin selalu hadir dalam hari-hariku
kau satu yang ku mau hingga akhir nafasku

oh tetapkan hatimu hilangkan keraguan dirimu
oooh sambutlah tanganku getarkan asmara
kan ku dekap erat dirimu

ku ingin selalu hadir dalam hari-hariku
kau satu yang ku mau hingga akhir nafasku
ku ingin selalu hadir dalam hari-hariku
kau satu yang ku mau hingga akhir nafasku
sampai akhir nafasku, hingga akhir nafasku
sampai akhir nafasku 

Lirik Lagu Stinky - Yang Ku Mau lyric
yang ku mau di saat ini
adalah bersama dan dekat denganmu
jarak yang terentang di antara kita
tak ingin ku jadikan suatu penghalang

kebersamaan yang pernah kita lalui
walau banyak gagal yang kita temui
tak mengurangi rasa cintaku
yang tak habis dikekang waktu

kini ku ingin mengulang semua
masa lalu yang takkan ku lupa
dan memulai kembali semua
ku bayangkan kebahagiaan di depan kita

tawa canda yang dulu tercipta di antara kita
membuat hatiku selalu ingin bersamamu
kau yang dapat merubah semua jadi indah
jadikan asaku padamu semakin bertambah

kebersamaan yang pernah kita lalui
walau banyak gagal yang kita temui
tak mengurangi rasa cintaku
yang tak habis dikekang waktu

[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/yang%20kumau.html ]
kini ku ingin mengulang semua
masa lalu yang takkan ku lupa
dan memulai kembali semua
ku bayangkan kebahagiaan di depan kita

esok yang gemilang
ku ingin jelang bersama dirimu
yakinlah kebahagiaan kan datang
membawa kita bersama lagi

kebersamaan yang pernah kita lalui
walau banyak gagal yang kita temui
tak mengurangi rasa cintaku
yang tak habis dikekang waktu

kini ku ingin mengulang semua
masa lalu yang takkan ku lupa
dan memulai kembali semua
ku bayangkan kebahagiaan di depan kita

(kini ku ingin mengulang semua
masa lalu yang takkan ku lupa
dan memulai kembali semua
ku bayangkan kebahagiaan di depan kita) 

Lirik Lagu Stinky - Asa Yang Tersisa lyric
belaian suara di telinga
halus menikam tanpa rasa
jauh menembus batas sukma
yang sedang dilanda lara

terkurung diri dalam asa
yang tak pernah ada di mata
yakinkan diri tuk terus mencoba
walau sia-sia

cerita cinta kita berdua
tak pernah lepas dari hati ini
senyummu tawamu dan candamu masih terlukis indah
dan tak mau berlalu dari ingatanku

hari-hari ceria telah berlalu
indah tercatat di benakku
biarkan itu jadi memori
antara kau dan aku
[ *from http://www.index-of-mp3.com/lyric/stinky/asa%20yang%20tersisa.html ]

cerita cinta kita berdua
tak pernah lepas dari hati ini
senyummu tawamu dan candamu masih terlukis indah
dan tak mau berlalu dari ingatanku

andaikan ada satu kesempatan
kita bersama lagi
takkan ku lepas dan ku biarkan
kau jauh dariku wooo yeah

cerita cinta kita berdua
tak pernah lepas dari hati ini
senyummu tawamu dan candamu masih terlukis indah
dan tak mau berlalu dari ingatanku

Sabtu, 26 Januari 2013

Kumpulan Dongeng Anak ( Cerita Seribu Anak )

Assalamu 'alaikum wr. wb

Selamat malam sahabat bank soal kita yang saya cintai! bagaimana kabarnya hari ini. Semoga sahabat semua dalam keadaan sehat wal afiat tanpa kurang suatu apapun. Dan semoga kita semuanya selalu dalam lindungan dan petunjukNYa. Amin

Sahabat bank soal kita yang baik dan manis. Pasti kalian semua mempunyai sebuah hobi atau kegemaran. ada yang suka main bola, ada yang suka bersepeda, main game dan ada syang suka membaca. mungkin di antara kalian ada yang punya hobi membaca. Membaca adalah salah satu cara yang bisa kita tempuh untuk mendapatkan sebuah informasi bahkan ilmu pengetahuan, membaca juga bisa sebagai hiburan. Oleh karena itu bagi sahabat bank soal kita yang masih bersekolah masih usia anak-anak saya sarankan latihlah untuk gemar membaca. mengingat membaca banyak manfaatnya. membaca membuka cakrawala dunia.


Nah, bagi sahabat yang punya kegemaran membaca terutama cerita anak-anak saya akan membagikan sedikit cerita anak. semoga bisa menghibur. Dan mudah-mudahan bisa menjadi teladan jika tokoh dalam cerita tersebut baik perangainya. Kalau jelek wataknya, kita bisa berusaha sekuat tenaga untuk menghindarinya. Nah silahkan membaca cerita -cerita di bawah ini semoga bermanfaat.


Legenda Gunung Meletus

GUNUNG Merapi dipercaya sebagai tempat keraton makhluk halus. Panembahan Senopati pendiri kerajaan Mataram memperoleh kemenangan dalam perang melawan kerajaan Pajang dengan bantuan penguasa Merapi. Gunung Merapi meletus hingga menewaskan pasukan tentara Pajang, sisanya lari pontang-panting ketakutan. Penduduk yakin bahwa Gunung Merapi selain dihuni oleh manusia juga dihuni oleh makhluk- makhluk lainnya yang mereka sebut sebagai bangsa alus atau makhluk halus.
Penduduk di daerah Gunung Merapi mempunyai kepercayaan tentang adanya tempat-tempat angker atau sakral. Tempat angker tersebut dipercayai sebagai tempat-tempat yang telah dijaga oleh mahkluk halus, dimana itu tidak dapat diganggu dan tempat tersebut mempunyai kekuatan gaib yang harus dihormati. Penduduk pantang untuk melakukan kegiatan seperti menebang pohon, merumput dan mengambil ataupun memindahkan benda-benda yang ada di daerah tersebut. Selain pantangan tersebut ada juga pantangan untuk tidak berbicara kotor, kencing atau buang air besar, karena akan mengakibatkan rasa tersinggung makhluk halus yang mendiami daerah itu.
Tempat-tempat yang paling angker di Gunung Merapi adalah kawah Merapi sebagai istana dan pusat keraton makhluk halus Gunung Merapi. Di bawah puncak Gunung Merapi ada daerah batuan dan pasir yang bernama “Pasar Bubrah” yang oleh masyarakat dipercaya sebagai tempat yang sangat angker. “Pasar Bubrah” tersebut dipercaya masyarakat sebagai pasar besar Keraton Merapi dan pada batu besar yang berserakan di daerah itu dianggap sebagai warung dan meja kursi makhluk halus.
Bagian dari keraton makhluk halus Merapi yang dianggap angker adalah Gunung Wutoh yang digunakan sebagai pintu gerbang utama Keraton Merapi. Gunung Wutoh dijaga oleh makhluk halus yaitu “Nyai Gadung Melati” yang bertugas melindungi linkungan di daerah gunungnya termasuk tanaman serta hewan.
Selain tempat yang berhubungan langsung dengan Keraton Merapi ada juga tempat lain yang dianggap angker. Daerah sekitar makam Sjech Djumadil Qubro merupakan tempat angker karena makamnya adalah makam untuk nenek moyang penduduk dan itu harus dihormati.
Selanjutnya tempat-tempat lain seperti di hutan, sumber air, petilasan, sungai dan jurang juga dianggap angker. Beberapa hutan yang dianggap angker yaitu “Hutan Patuk Alap-alap” dimana tempat tersebut digunakan untuk tempat penggembalaan ternak milik Keraton Merapi, “Hutan Gamelan dan Bingungan” serta “Hutan Pijen dadn Blumbang”. Bukit Turgo, Plawangan, Telaga putri, Muncar, Goa Jepang, Umbul Temanten, Bebeng, Ringin Putih dan Watu Gajah.
Beberapa jenis binatang keramat tinggal di hutan sekeliling Gunung Merapi dimiliki oleh Eyang Merapi. Binatang hutan, terutama macan putih yang tinggal di hutan Blumbang, pantang ditangkap atau dibunuh. Selanjautnya kuda yang tinggal di hutan Patuk Alap-alap, di sekitar Gunung Wutoh, dan di antara Gunung Selokopo Ngisor dan Gunung Gajah Mungkur adalah dianggap/dipakai oleh rakyat Keraton Makhluk Halus Merapi sebagai binatang tunggangan dan penarik kereta.
Di puncak Merapi ada sebuah Keraton yang mirip dengan keraton Mataram, sehingga di sini ada organisasi sendiri yang mengatur hirarki pemerintahan dengan segala atribut dan aktivitasnya. Keraton Merapi itu menurut kepercayaan masyarakat setempat diperintah oleh kakak beradik yaitu Empu Rama dan Empu Permadi.
Seperti halnya pemerintahan sebagai sebagai Kepala Negara (Empu Rama dan Empu Permadi) melimpahkan kekuasaannya kepada Kyai Sapu Jagad yang bertugas mengatur keadaan alam Gunung Merapi. Berikutnya ada juga Nyai Gadung Melati, tokoh ini bertugas memelihara kehijauan tanaman Merapi. Ada Kartadimeja yang bertugas memelihara ternak keraton dan sebagai komando pasukan makhluk halus. Ia merupakan tokoh yang paling terkenal dan disukai penduduk karena acapkali memberi tahu kapan Merapi akan meletus dan apa yang harus dilakukan penduduk untuk menyelamatkan diri. Tokoh berikutnya Kyai Petruk yang dikenal sebagai salah satu prajurit Merapi.
Begitu besarnya jasa-jasa yang telah diberikan oleh tokoh-tokoh penghuni Gunung Merapi, maka sebagai wujud kecintaan mereka dan terima kasih terhadap Gunung Merapi masyarakat di sekitar Gunung Merapi memberikan suatu upeti yaitu dalam bentuk upacara-upacara ritual keagamaan. Sudah menjadi tradisi keagamaan orang Jawa yaitu dengan mengadakan selamatan atau wilujengan, dengan melakukan upacara keagamaan dan tindakan keramat.
Upacara Selamatan Labuhan diadakan secara rutin setiap tahun pada tanggal kelahiran Sri Sultan Hamengku Buwono X yakni tanggal 30 Rajab. Upacara dipusatkan di dusun Kinahrejo desa Umbulharjo. Di sinilah tinggal sosok Mbah Marijan sebagai juru kunci Gunung Merapi yang sering bertugas sebagai pemimpin upacara labuhan. Gunung Merapi dan Mbah Marijan adalah dua hal yang sulit dipisahkan. Keberadaan lelaki tua Mbah Marijan dan kawan-kawannya itulah manusia lebih, mau membuka mata dan telinga batinnya untuk melihat apa yang tidak kasad mata di sekitar Gunung Merapi.
Di Selo setiap tahun baru Jawa 1 Suro diadakan upacara Sedekah Gunung, dengan harapan masyarakat menjadi aman, tentram dan sejahtera, dengan panen yang melimpah. Upacara ini disertai dengan menanam kepala kerbau di puncak Merapi atau di Pasar Bubrah.


Sumber; http://wisang-hafizh.blogspot.com/
 
Kancil  dan Harimau
Cuaca siang itu cukup panas membuat Kancil kehausan. Beruntung Kancil menemukan sungai kecil di tepi hutan. Kancil segera meminum air sungai.

“Ah…segarnya”, kata Kancil merasa nikmatnya air sungai yang masih jernih itu. Kancil pun lantas berkali-kali meminum air sungai sampai perutnya kembung.

Kancil tidak menyadari kalau Harimau memperhatikannya dari balik semak belukar sejak dari tadi.

“Makanan sedap di depan mata”, batin Harimau sambil bersiap hendak menerjang Kancil. Begitu Kancil tampak lengah, Harimau langsung menerjangnya.

Beruntung, Kancil sempat melihat bayangan Harimau di air sungai sehingga bisa menghindar terjangannya. Hariamau yang tampak kelaparan langsung menyerang Kancil dengan membabi buta. Kancil hanya berusaha menghindar mati-matian. Dalam suatu serangan, Harimau bisa membuat Kancil terdesak pada sebatang pohon. Tapi Kancil berusaha tenang dan tidak panik.

“Tunggu, kamu lihat sungai kecil itu”, kata Kancil sambil menujuk sungai kecil, tempatnya minum tadi. Harimau mengangguk.

“Tadi sewaktu aku sedang minum air sungai itu, aku melihat ada Harimau selain kamu”, kata Kancil.

“Kamu pasti bohong”, sahut Harimau tidak percaya.

“Kalau kamu tidak percaya, aku akan tunjukkan kepadamu”, kata Kancil sambil melangkah ke tepi sungai diikuti Harimau. Sampai di tepi sungai,

“Lihat, ada Harimau lain selain kamu kan”, kata Kancil sambil menunjuk bayangan Harimau di tepi sungai. Harimau yang tidak tahu kalau itu bayangannya sendiri merasa marah. Tanpa pikir panjang, Harimau langsung menyerangnya.

Akibatnya, Harimau masuk ke dalam sungai. Beruntung, sungai itu dangkal. Sehingga Harimau bisa menyelamatkan diri kembali ke tepi sungainya. Di tepi sungai, Harimau segera mencari Kancil. Tapi Kancil sudah pergi menjauh dari situ. Harimau tampak kesal dan marah dibohongi Kancil.

“Lain kali, aku tidak mau dibohongi Kancil lagi”, janji Harimau dalam hati.

Pada suatu kesempatan, Harimau yang baru saja menyantap seekor rusa tiba-tiba melihat Kancil sedang berjalan santai di tepi hutan. Harimau membuntutinya. Tahu ada yang membuntutinya, Kancil segera berlari kencang. Tak mau kehilangan jejak Kancil, Harimau segera mengejarnya. Terjadilah kejar mengejar yang seru antara Kancil dengan Harimau.

Tanpa disadari, keduanya sampai di padang tandus nan gersang. Di pucuk-pucuk pohon, banyak burung gagak tampak bergerombol mencari mangsa. Kancil yang menyadari ada banyak burung gagak langsung pura-pura mati. Harimau mendekati Kancil yang sedang berpura-pura mati itu.

“Kamu sedang apa, Cil?”, tanya Harimau.

“Aku pura-pura mati untuk membohongi gerombolan burung gagak yang ada disini”, jawab Kancil pelan.

“Aku tidak akan tertipu lagi oleh ulahmu, Cil”, sahut Harimau yang langsung mengaum sekeras-kerasnya.

Harimau tidak menyadari kalau aumannya itu mengundang gerombolan burung gagak turun dari pucuk pohon. Rupanya, mereka mencium bau daging rusa dari mulut Harimau. Harimau tampak kaget melihat gerombolan burung gagak mengerubutinya. Harimau bertambah kaget lagi ketika gerombolan burung gagak menyerangnya. Harimau berusaha mati-matian mempertahankan diri. Tapi gerombolan burung gagak itu seakan tidak ada habisnya. Harimau yang sudah kelelahan mempertahankan diri akhirnya menjadi makanan empuk mereka.

Selesai memakan Harimau, gerombolan burung gagak yang kekenyangan langsung pergi meninggalkan padang tandus nan gersang. Mereka melupakan Kancil yang juga berada disitu. Setelah mereka pergi, Kancil yang semula berpura-pura mati segera bangun. Kancil mendekati tubuh Harimau yang terbujur kaku.

“Harimau, maafkan aku”, kata Kancil yang bergegas meninggalkan padang tandus nan gersang itu.

sumber; http://fiksi.kompasiana.com


Kancil Mencuri Timun

Siang itu panas sekali. Matahari bersinar garang. Tapi hal itu tidak terlalu dirasakan oleh Kancil. Dia sedang tidur nyenyak di bawah sebatang pohon yang rindang. Tiba-tiba saja mimpi indahnya terputus. "Tolong! Tolong! " terdengar teriakan dan jeritan berulang-ulang. Lalu terdengar suara derap kaki binatang yang sedang berlari-lari. "Ada apa, sih?" kata Kancil. Matanya berkejap-kejap, terasa berat untuk dibuka karena masih mengantuk. Di kejauhan tampak segerombolan binatang berlari-lari menuju ke arahnya. "Kebakaran! Kebakaran! " teriak Kambing. " Ayo lari, Cil! Ada kebakaran di hutan! " Memang benar. Asap tebal membubung tinggi ke angkasa. Kancil ketakutan melihatnya. Dia langsung bangkit dan berlari mengikuti teman-temannya.

Kancil terus berlari. Wah, cepat juga larinya. Ya, walaupun Kancil bertubuh kecil, tapi dia dapat berlari cepat. Tanpa terasa, Kancil telah berlari jauh, meninggalkan teman-temannya. "Aduh, napasku habis rasanya," Kancil berhenti dengan napas terengah-engah, lalu duduk beristirahat. "Lho, di mana binatang-binatang lainnya?" Walaupun Kancil senang karena lolos dari bahaya, tiba-tiba ia merasa takut. "Wah, aku berada di mana sekarang? Sepertinya belum pernah ke sini." Kancil berjalan sambil mengamati daerah sekitarnya. "Waduh, aku tersesat. Sendirian lagi. Bagaimana ini?'7 Kancil semakin takut dan bingung. "Tuhan, tolonglah aku."

Kancil terus berjalan menjelajahi hutan yang belum pernah dilaluinya. Tanpa terasa, dia tiba di pinggir hutan. Ia melihat sebuah ladang milik Pak Tani. "Ladang sayur dan buah-buahan? Oh, syukurlah. Terima kasih, Tuhan," mata Kancil membelalak. Ladang itu penuh dengan sayur dan buah-buahan yang siap dipanen. Wow, asyik sekali! "Kebetulan nih, aku haus dan lapar sekali," kata Kancil sambil menelan air liurnya. "Tenggorokanku juga terasa kering. Dan perutku keroncongan minta diisi. Makan dulu, ah."

Dengan tanpa dosa, Kancil melahap sayur dan buah-buahan yang ada di ladang. Wah, kasihan Pak Tani. Dia pasti marah kalau melihat kejadian ini. Si Kancil nakal sekali, ya? "Hmm, sedap sekali," kata Kancil sambil mengusap-usap perutnya yang kekenyangan. "Andai setiap hari pesta seperti ini, pasti asyik." Setelah puas, Kancil merebahkan dirinya di bawah sebatang pohon yang rindang. Semilir angin yang bertiup, membuatnya mengantuk. "Oahem, aku jadi kepingin tidur lagi," kata Kancil sambil menguap. Akhirnya binatang yang nakal itu tertidur, melanjutkan tidur siangnya yang terganggu gara-gara kebakaran di hutan tadi. Wah, tidurnya begitu pulas, sampai terdengar suara dengkurannya. Krr... krr... krrr...

Ketika bangun pada keesokan harinya, Kancil merasa lapar lagi. "Wah, pesta berlanjut lagi, nih," kata Kancil pada dirinya sendiri. "Kali ini aku pilih-pilih dulu, ah. Siapa tahu ada buah timun kesukaanku." Maka Kancil berjalan-jalan mengitari ladang Pak Tani yang luas itu. "Wow, itu dia yang kucari! " seru Kancil gembira. "Hmm, timunnya kelihatan begitu segar. Besarbesar lagi! Wah, pasti sedap nih." Kancil langsung makan buah timun sampai kenyang. "Wow, sedap sekali sarapan timun," kata Kancil sambil tersenyum puas. Hari sudah agak siang. Lalu Kancil kembali ke bawah pohon rindang untuk beristirahat.

Pak Tani terkejut sekali ketika melihat ladangnya. "Wah, ladang timunku kok jadi berantakan-begini," kata Pak Tani geram. "Perbuatan siapa, ya? Pasti ada hama baru yang ganas. Atau mungkinkah ada bocah nakal atau binatang lapar yang mencuri timunku?" Ladang timun itu memang benar-benar berantakan. Banyak pohon timun yang rusak karena terinjak-injak. Dan banyak pula serpihan buah timun yang berserakan di tanah. 7 @ Hm, awas, ya, kalau sampai tertangkap! " omel Pak Tani sambil mengibas-ngibaskan sabitnya. "Panen timunku jadi berantakan." Maka seharian Pak Tani sibuk membenahi kembali ladangnya yang berantakan.

Dari tempat istirahatnya, Kancil terus memperhatikan Pak Tani itu. "Hmm, dia pasti yang bernama Pak Tani," kata Kancil pada dirinya sendiri. "Kumisnya boleh juga. Tebal,' hitam, dan melengkung ke atas. Lucu sekali. Hi... hi... hi.... Sebelumnya Kancil memang belum pernah bertemu dengan manusia. Tapi dia sering mendengar cerita tentang Pak Tani dari teman-temannya. "Aduh, Pak Tani kok lama ya," ujar Kancil. Ya, dia telah menunggu lama sekali. Siang itu Kancil ingin makan timun lagi. Rupanya dia ketagihan makan buah timun yang segar itu. Sore harinya, Pak Tani pulang sambil memanggul keranjang berisi timun di bahunya. Dia pulang sambil mengomel, karena hasil panennya jadi berkurang. Dan waktunya habis untuk menata kembali ladangnya yang berantakan. "Ah, akhirnya tiba juga waktu yang kutunggu-tunggu," Kancil bangkit dan berjalan ke ladang. Binatang yang nakal itu kembali berpesta makan timun Pak Tani.

Keesokan harinya, Pak Tani geram dan marah-marah melihat ladangnya berantakan lagi. "Benar-benar keterlaluan! " seru Pak Tani sambil mengepalkan tangannya. "Ternyata tanaman lainnya juga rusak dan dicuri." Pak Tani berlutut di tanah untuk mengetahui jejak si pencuri. "Hmm, pencurinya pasti binatang," kata Pak Tani. "Jejak kaki manusia tidak begini bentuknya." Pemilik ladang yang malang itu bertekad untuk menangkap si pencuri. "Aku harus membuat perangkap untuk menangkapnya! " Maka Pak Tani segera meninggalkan ladang. Setiba di rumahnya, dia membuat sebuah boneka yang menyerupai manusia. Lalu dia melumuri orang-orangan ladang itu dengan getah nangka yang lengket!

Pak Tani kembali lagi ke ladang. Orang-orangan itu dipasangnya di tengah ladang timun. Bentuknya persis seperti manusia yang sedang berjaga-jaga. Pakaiannya yang kedodoran berkibar-kibar tertiup angin. Sementara kepalanya memakai caping, seperti milik Pak Tani. "Wah, sepertinya Pak Tani tidak sendiri lagi," ucap Kancil, yang melihat dari kejauhan. "Ia datang bersama temannya. Tapi mengapa temannya diam saja, dan Pak Tani meninggalkannya sendirian di tengah ladang?" Lama sekali Kancil menunggu kepergian teman Pak Tani. Akhirnya dia tak tahan. "Ah, lebih baik aku ke sana," kata Kancil memutuskan. "Sekalian minta maaf karena telah mencuri timun Pak Tani. Siapa tahu aku malah diberinya timun gratis."

"Maafkan saya, Pak," sesal Kancil di depan orangorangan ladang itu. "Sayalah yang telah mencuri timun Pak Tani. Perut saya lapar sekali. Bapak tidak marah, kan?" Tentu saj,a orang-orangan ladang itu tidak menjawab. Berkali-kali Kancil meminta maaf. Tapi orang-orangan itu tetap diam. Wajahnya tersenyum, tampak seperti mengejek Kancil. "Huh, sombong sekali!" seru Kancil marah. "Aku minta maaf kok diam saja. Malah tersenyum mengejek. Memangnya lucu apa?" gerutunya. Akhirnya Kancil tak tahan lagi. Ditinjunya orangorangan ladang itu dengan tangan kanan. Buuuk! Lho, kok tangannya tidak bisa ditarik? Ditinjunya lagi dengan tangan kiri. Buuuk! Wah, kini kedua tangannya melekat erat di tubuh boneka itu. " Lepaskan tanganku! " teriak Kancil j engkel. " Kalau tidak, kutendang kau! " Buuuk! Kini kaki si Kancil malah melekat juga di tubuh orang-orangan itu. "Aduh, bagaimana ini?"

Sore harinya, Pak Tani kembali ke ladang. "Nah, ini dia pencurinya! " Pak Tani senang melihat jebakannya berhasil. "Rupanya kau yang telah merusak ladang dan mencuri timunku." Pak Tani tertawa ketika melepaskan Kancil. "Katanya kancil binatang yang cerdik," ejek Pak Tani. "Tapi kok tertipu oleh orang-orangan ladang. Ha... ha... ha.... " Kancil pasrah saja ketika dibawa pulang ke rumah Pak Tani. Dia dikurung di dalam kandang ayam. Tapi Kancil terkejut ketika Pak Tani menyuruh istrinya menyiapkan bumbu sate. " Aku harus segera keluar malam ini j uga I " tekad Kancil. Kalau tidak, tamatlah riwayatku. " Malam harinya, ketika seisi rumah sudah tidur, Kancil memanggil-manggil Anjing, si penjaga rumah. "Ssst... Anjing, kemarilah," bisik Kancil. "Perkenalkan, aku Kancil. Binatang piaraan baru Pak Tani. Tahukah kau? Besok aku akan diajak Pak Tani menghadiri pesta di rumah Pak Lurah. Asyik, ya?"

Anjing terkejut mendengarnya. "Apa? Aku tak percaya! Aku yang sudah lama ikut Pak Tani saja tidak pernah diajak pergi. Eh, malah kau yang diajak." Kancil tersenyum penuh arti. "Yah, terserah kalau kau tidak percaya. Lihat saja besok! Aku tidak bohong! " Rupanya Anjing terpengaruh oleh kata-kata si Kancil. Dia meminta agar Kancil membujuk Pak Tani untuk mengajakn-ya pergi ke pesta. "Oke, aku akan berusaha membujuk Pak Tani," janji Kancil. "Tapi malam ini kau harus menemaniku tidur di kandang ayam. Bagaimana?" Anjing setuju dengan tawaran Kancil. Dia segera membuka gerendel pintu kandang, dan masuk. Dengan sigap, Kancil cepat-cepat keluar dari kandang. "Terima kasih," kata Kancil sambil menutup kembali gerendel pintu. "Maaf Iho, aku terpaksa berbohong. Titip salam ya, buat Pak Tani. Dan tolong sampaikan maafku padanya." Kancil segera berlari meninggalkan rumah Pak Tani. Anjing yang malang itu baru menyadari kejadian sebenarnya ketika Kancil sudah menghilang. 

sumber  http://nak-baliparadise.blogspot.com

Suatu hari Si Kancil, binatang yang katanya cerdik itu, sedang berjalan-jalan di pinggir hutan. Dia hanya ingin mencari udara segar, melihat matahari yang cerah bersinar. Di dalam hutan terlalu gelap, karena pohon-pohon sangat lebat dan tajuknya menutupi lantai hutan. Dia ingin berjemur di bawah terik matahari. Di situ ada sungai besar yang airnya dalam sekali. Setelah sekian lama berjemur, Si Kancil merasa bahwa ada yang berbunyi di perutnya,..krucuk…krucuk…krucuk. Wah, rupanya perutnya sudah lapar. Dia membayangkan betapa enaknya kalau ada makanan kesukaannya, mentimun. Namun kebun mentimun ada di seberang sungai, bagaimana cara menyeberanginya ya? Dia berfikir sejenak. Tiba-tiba dia meloncat kegirangan, dan berteriak: “Buaya….buaya…. ayo keluar….. Aku punya makanan untukmu…!!” Begitu Kancil berteriak kepada buaya-buaya yang banyak tinggal di sugai yang dalam itu.
Sekali lagi Kancil berteriak, “Buaya…buaya… ayo keluar… mau daging segar nggak?”
Tak lama kemudian, seekor buaya muncul dari dalam air, “Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.” Kata buaya kedua yang juga muncul.
“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian. “Kalau cuma dua ekor masih sisa banyak nanti makanan ini. Ayo keluar semuaaa…!” Kancil berteriak lagi.
“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.
“Begini, maaf kalau aku mengganggu tidurmu, tapi aku akan bagi-bagi daging segar buat buaya-buaya di sungai ini,” makanya harus keluar semua.
Mendengar bahwa mereka akan dibagikan daging segar, buaya-buaya itu segera memanggil teman-temannya untuk keluar semua. “Hei, teman-teman semua, mau makan gratis nggak? Ayo kita keluaaaar….!” buaya pemimpin berteriak memberikan komando. Tak berapa lama, bermunculanlah buaya-buaya dari dalam air.
“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,” “Nanti aku akan menghitung satu persatu.”
Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentuk seperti jembatan.
“Oke, sekarang aku akan mulai menghitung,” kata Kancil yang segera melompat ke punggung buaya pertama, sambil berteriak, “Satu….. dua….. tiga…..” begitu seterusnya sambil terus meloncat dari punggung buaya satu ke buaya lainnya. Hingga akhirnya dia sampai di seberang sungai. Hatinya tertawa, “Mudah sekali ternyata.”
Begitu sampai di seberang sungai, Kancil berkata pada buaya, “Hai buaya bodoh, sebetulnya tidak ada daging segar yang akan aku bagikan. Tidakkah kau lihat bahwa aku tidak membawa sepotong daging pun?” “Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,” kata Kancil.
“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Awas kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,” kata buaya-buaya itu geram.
Si Kancil segera berlari menghilang di balik pohon, menuju kebun Pak Tani untuk mencari mentimun.


sumber ;  http://dongengkakrico.wordpress.com